Seiring dengan bertambahnya usia, proses penuaan terus terjadi meskipun kita sering tidak menyadarinya. Para ahli kesehatan berpendapat bahwa proses penuaan sendiri tidak terjadi serta merta, melainkan secara bertahap. Secara garis besar fase penuaan pada wanita dapat dibagi menjadi 3 fase, yaitu fase subklinis, fase transisi, dan fase klinis.
Fase subklinis terjadi pada usia 25-35 tahun.
Pada masa ini produksi hormon mulai mengalami penurunan produksi sampai dengan 14 persen. Sel-sel tubuh mengalami kerusakan disebabkan stres, diet yang tidak sehat, dan adanya polusi udara. Sering kali hal ini belum disadari karena tak ada gejala yang menyertainya, hingga tidak banyak memberikan pengaruh langsung terhadap kesehatan. Lagi pula, tubuh pun masih bugar.
Pada masa ini produksi hormon mulai mengalami penurunan produksi sampai dengan 14 persen. Sel-sel tubuh mengalami kerusakan disebabkan stres, diet yang tidak sehat, dan adanya polusi udara. Sering kali hal ini belum disadari karena tak ada gejala yang menyertainya, hingga tidak banyak memberikan pengaruh langsung terhadap kesehatan. Lagi pula, tubuh pun masih bugar.
Fase transisi periode ini terjadi pada usia 35-45 tahun.
Produksi hormon sudah menurun menjadi sekitar 75 persen. Tubuh akan mulai mengalami proses penuaan, stamina dan energi tubuh perlahan berkurang. Tanda-tanda lain adalah berkurangnya kemampuan mata yaitu rabun dekat sehingga harus menggunakan kacamata berlensa plus. Uban pada rambut akan mulai terlihat pada masa ini. Kadar Gula darah mulai meningkat, massa otot mengecil, dan mulai timbul masalah pada jantung serta obesitas. Bila di usia muda menjalani gaya hidup yang buruk, maka berisiko terkena kanker. Apalagi jika pada periode ini gaya hidup tidak diperbaiki, maka kemungkinan besar akan terkena kanker. Maka bagi Anda yang berada pada fase ini harus lebih hati-hati dan mengubah gaya hidup Anda ke gaya hidup sehat.
Produksi hormon sudah menurun menjadi sekitar 75 persen. Tubuh akan mulai mengalami proses penuaan, stamina dan energi tubuh perlahan berkurang. Tanda-tanda lain adalah berkurangnya kemampuan mata yaitu rabun dekat sehingga harus menggunakan kacamata berlensa plus. Uban pada rambut akan mulai terlihat pada masa ini. Kadar Gula darah mulai meningkat, massa otot mengecil, dan mulai timbul masalah pada jantung serta obesitas. Bila di usia muda menjalani gaya hidup yang buruk, maka berisiko terkena kanker. Apalagi jika pada periode ini gaya hidup tidak diperbaiki, maka kemungkinan besar akan terkena kanker. Maka bagi Anda yang berada pada fase ini harus lebih hati-hati dan mengubah gaya hidup Anda ke gaya hidup sehat.
Fase Klinis adalah fase terakhir dalam proses penuaan pada wanita. Fase ini terjadi pada usia 45 tahun ke atas.
gejalanya adalah berkurangnya produksi hormon hingga berhenti sama sekali. Kaum perempuan mengalami masa yang disebut menopause. Kulit pun menjadi kering, tubuh menjadi mudah lelah. Penyakit degeneratif seperti diabetes, osteoporosis, dan jantung coroner mulai menyerang. Selain itu, kemampuan menyerap nutrisi, makanan, mineral, dan vitamin menurun sehingga mulai sering merasa sakit. Biasanya pada fase ini sudah mulai merasa tua, terutama ketika anak anaknya sudah menikah dan memiliki cucu.
gejalanya adalah berkurangnya produksi hormon hingga berhenti sama sekali. Kaum perempuan mengalami masa yang disebut menopause. Kulit pun menjadi kering, tubuh menjadi mudah lelah. Penyakit degeneratif seperti diabetes, osteoporosis, dan jantung coroner mulai menyerang. Selain itu, kemampuan menyerap nutrisi, makanan, mineral, dan vitamin menurun sehingga mulai sering merasa sakit. Biasanya pada fase ini sudah mulai merasa tua, terutama ketika anak anaknya sudah menikah dan memiliki cucu.
ltulah beberapa fase penuaan pada wanita sepanjang kehidupannya. Namun, walaupun fase itu pasti Anda lalui, tetapi Anda harus tetap melakukan penghambatan terhadap proses penuaan sejak dini.

No comments:
Post a Comment